INDAKO TRADING COY
Edukasi Siswa Tentang Keselamatan Berkendara
 

MASALAH kecelakaan berlalu lintas dijalan raya memang menjadi salah satu momok yang manakutkan bagi setiap orang, khususnya para pelajar. Kenapa? Karena sejauh ini, angka kecelakaan berlalu lintas yang terjadi di Indonesia cukup besar, termasuk pelajar sebagai pelaku atau korban.

Untuk itu, sejumlah pihak terus menggalakkan edukasi keselamatan berkendara sejak dini bagi siswa, mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi. Hal ini seperti yang dilauka SMK Swasta Tri Karya yang bekerjasama PT Tiger Duaribu dan PT Indako Trading Coy dalam kegiatan “Dealer Safety Riding Shop Activity For Senior High School (Edukasi Mandiri Siswa SLTA)

Dari pantauan tim Kreasi di lapangan, para siswa mendapat edukasi tentang teknik-teknik dasar berkendara, tujuh postur tubuh pengendara sepeda motor dan juga perlengkapan berkendara (riding gear) dan faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan.

Bahkan, untuk membuat seaakan-akan siswa berada di jalan raya secara nyata, panitia mempersilahkan siswaa untuk mencoba alat simulasi prediksi potensi bahaya dijalan raya atau yang lebih dikenal dengan Honda Riding Trainer (HRT). Dalam kegiatan ini para siswa terlihat antusias, baik dalam melontarkan pertanyaan maupun mencoba HRT.

Pimpinan PT Tiger Dua Ribu, Yuan, mengatakan kegiatan ini dinilai positif bagi siswa, karena akan menambah wawasan siswa tentang edukasi keselematan berkendara dijalan raya.Kegiatan ini juga tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat khususnya, konsumen.

“Bahwasanya perusahaan bukan saja menjual unit sepeda motor, tetapi juga peduli terhadap keselamatan konsumennya. Kegiatan ini pun kerap dilaksanakan bagi siswa mulai tingkat taman kanak-kanak hingga SLTA, bahkan karyawan perusahaan,”tambahnya didampingi PIC Safety Riding, Rina Seenja dan Elvi Diana.

 

Dikatakan, kenapa sasarannya khusus kepada siswa SLTA, karena seperti diketahui jika pemakai sepeda motor dikalangan siswa SLTA emosinya masih labil dan perlu dilatih etika dan mentalitasnya pada saat berkendaraan.

“Misalnya dengan tidak mengendarai motor ugal ugalan dan juga melatih agar lebih sadar hukum untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan raya,”tegasnya.

Kepala SMK Tri Karya, Dewanta Barus Skom didampingi Kepala Jurusan TSM Febrian Yudistira Chan SPd berterimakasih atas edukasi yang diberikan.

“Harapan kami tentu, setelah diberikannya pengarahan mengenai keselamatan berkendara, dapat mengubah etika dan memberikan kesadaran yang lebih baik lagi bagi pengendara yang paling utama untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas,”tukasnya

Komentar Anda

Tulis Komentar Anda

Nama
Email
Komentar
 
Kode



Best view in Mozilla Firefox Version 9 Above & Latest Google Chrome (Total Views : 1.080.634)